^ Back to Top
 
Facebook Twitter Feddburner
 
Anda berada di: Depan > Berita
Pungutan DSP Diluar Kewajaran
Diposting pada: 2010-07-19 08:49:42 | Hits : 477 | Kategori: Eksternal

DPRD Kabupaten Cianjur menyayangkan, maraknya pungutan dana penerimaan siswa baru (PSB) dan dana sumbangan pendidikan (DSP) diluar kewajaran. Pasalnya, di beberapa sekolah tingkat atas dana DSP mencapai jutaan rupiah. “Kami sangat menyesalkan ada beberapa sekolah memungut DSP dibatas kewajaran, hingga mencapai jutaan rupiah, padahal sekolah seharusnya sudah gratis,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur Yusuf Roida Faizal kepada Radar Cianjur, kemarin.

Untuk memastikan hal tersebut, pihaknya dalam waktu dekat akan meminta penjelasan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Cianjur. Bahkan kalau perlu akan melakukan inpeksi mendadak (sidak) kesejumlah SMA dan SMK. “Kami juga kerap menerima pengaduan dari orang tua siswa terkait pungutan tersebut,” imbuhnya. Dia menyebutkan, besaran pungutan DSP berpareatif antara Rp3 juta hingga mencapai Rp7 juta. Padahal tak perlu terjadi, karena bantuan untuk sekolah saat ini sudah banyak. “Sebut saja bantuan operasional sekolah (BOS) dan bantuan lainnya nilainya bisa mencapai ratusan juta, jadi tidak ada alasan kalau anggaran sekolah kurang. Kami juga meminta Disdik menyebutkan kisaran APBS tiap sekolah,” ujarnya.

Begitupun dengan pembukaan sekolah berstandar internasional (SBI) semisal di SMA Negeri 1 Cianjur, SMA Negeri 2 Cianjur, hingga kini belum jelas standar kelulusannya. “Sebab, pada pelaksanaan ujian nasional (UN) lalu tetap saja, SBI tidak menjamin siswa lulus, karena gurunya sendiri kwalitasnya seperti apa, apa bisa bahasa Inggris atau ilmu eksesk lainnya itu juga patut dipertanyakan,” imbuhnya. Pantauan, beberapa sekolah favorit memberlakunya dana DSP sama baik bagi siswa mampu maupun tidak mampu. Padahal, banyak siswa memiliki intelektual tinggi, ingin masuk sekolah bagus, akhirnya tidak bisa karena dana sekolah cukup tinggi. “Jadi pendidikan itu bukan hanya milik orang kaya saja, tetapi juga milik orang miskin, saya melihat disdik membiarkan adanya bisnis berkedok pendidikan ini,” sesalnya. Sebelumnya, Kadisdik Saeful Millah menyatakan, tidak menampik adanya pungutan untuk tingkat SMA/SMK di Kabupaten Cianjur. “Biasanya, hal itu merupakan hasil musyawarah komite sekolah,” ungkapnya.(rp16/nag)

sumber: cianjurcybercity.com

SocialTwist Tell-a-Friend

« Kembali

Silakan dibaca juga informasi dibawah ini:

Komentar (total Komentar : 0)

Tidak ada komentar

« Kembali

Form Komentar

Nama *

Email *

URL Website/Blog

Komentar*

0155 Kode Akes*

* Wajib diisi !

MUTIARA HADIST
Para Dukun Mendapat Informasi Dari Jin :
"Telah Mengabarkan Kepada Kami Ali Bin Abdillah Dari Hisyam Bin Yusuf Dari Ma'mar Dari Az-Zuhri Dari Urwah Bin Zubeir Dari Aisyah R.a. Berkata, "Orang-orang Bertanya Kepada Rasulullah SAW Tentang Para Dukun," Beliau Bersabda, "Tidak Ada Apa-apanya." Para Sahabat Bertanya, "Wahai Rasulullah, Mereka Kadang-kadang Bisa Menceritakan Sesuatu Yang Benar Kepada Kami. Maka Rasulullah SAW Bersabda, "Kalimat Tersebut Berasal Dari Kebenaran Yang Dicuri Oleh Jin, Kemudian Dibisikkan Ke Telinga Para Walinya (dukun). Maka Para Dukun Tersebut Mencampurkan Kalimat Yang Benar Tersebut Dengan Seratus Kedustaan."

FORMLOGIN



Daftar | Reset Password  

BERITA
Agenda & Kegiatan
Februari 2012
M
S
S
R
K
J
S
 
 
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
 
 
 
Tampilkan Agenda
Shoutbox
  • Sidik.. (2011-12-08)
    saya mau daftar gimana ya . . . tolong kasi tau makasih .. (Detil)
  • Adam.. (2011-11-29)
    Webnya bagus, mau tanya kalo Gradutes List itu pake Module apa? mohon dijawab ya..terima kasih banya .. (Detil)

Arsip Kirim Salam

Jajak Pendapat

Apa Program Keahlian di SMKN 1 Cianjur terpavorit ?

Akuntansi
Sekretaris
Penjualan
RPL
TKJ

Apa Program Keahlian di SMKN 1 Cianjur terpavorit ?

Akuntansi (25.1 %)

Sekretaris (10.8 %)

Penjualan (6.4 %)

RPL (33.2 %)

TKJ (24.5 %)

(1241 Suara)

 
 
SMK Negeri 1 Cianjur © Copyright 2010 All Rights Reserved | Powered By: GaluhWeb CMS